Gunung ini bernama gunung Semeru, gunung ini berada di kota Malang, Jawa Timur. Ketinggian gunung ini 3690 mdpl dan puncaknya dikenal dengan nama Puncak Mahameru. Di daerah puncak terdapat sebuah kawah yang cukup besar dan masih aktif sampai sekarang, selain itu terdapat banyak batu nisan, terutama yang paling terkenal adalah batu nisan dari mendiang Soe Hok Gie. Sebelum mencapai puncak Mahameru, perjalanan yang harus ditempuh cukup panjang. Tetapi perjalanan yang panjang ini akan dapat dilalui dengan penuh kegembiraan karena kita akan terhibur oleh pemandangan yang indah dan menawan. Setiap kali melangkah kita akan disuguhkan dengan pemandangan yang begitu menakjubkan dan mempesona, terutama pada saat melihat puncak Mahameru dari kejauhan membuat hati para pendaki menjadi bersemangat dan melonjak - lonjak untuk segera mencapai puncak Mahameru tersebut. (Rosita)
Bagi kalian yang tertarik, berikut dilampirkan data transportasi yang dapat digunakan untuk melakukan perjalanan. Bagi kalian yang ingin melakukan penghematan bisa mengikuti data berikut, tetapi bagi kalian yang ingin lebih nyaman dapat mengambil alternatif yang lain…
Data transportasi :
PERGI
1.Kereta api Matarmaja ( St. Senen – St. Malang ) : Rp 55000,-
2.Nyarter angkot ELF ( St. Malang – Pasar Tumpang ) : Rp 80000,-
3.Nyarter truk ( Pasar Tumpang – Ranupane ) Rp 30000,-/org
PULANG
1.Nyarter truk ( Ranupane - Pasar Tumpang ) Rp 25000,-/org
2.Nyarter angkot ELF ( Pasar Tumpang – St. Malang ) : Rp 80000,-
3.Kereta api Matarmaja( St. Malang – St. Senen ) : Rp 55000,00
Rute Pendakian :
Gambar pemandangan di atas adalah pemandangan bukit – bukit hijau yang biasa disebut sebagai
Berikut adalah Pura yang merupakan tempat beribadah bagi penduduk yang mengimani agama Hindu. Letak Pura ini juga dekat dengan daerah rumah penduduk dan kantor regristrasi.
Puncak Mahameru terlihat dari kejauhan, pemandangan yang sungguh menakjubkan, dimana pesona puncak Mahameru begitu menggoda para pendaki dan memunculkan semangat untuk segera mencapai puncak tersebut. Pemandangan ini dapat dilihat setelah para pendaki berjalan kaki dari pintu masuk Gunung Semeru, sekitar ± 2 jam.
Danau Ranukumbolo, pemandangan di danau ini indah banget dan sangat cocok untuk dijadikan tempat camping. Pada pagi hari suhu udara di sekitar danau ini sangat dingin, dinginnya bisa membuat air yang menetes atau embun di tenda menjadi es. Di danau ini juga terdapat shelter dan tugu batu.
Ini adalah pemandangan dari tanjakan cinta, menurut mitos jika seeorang pendaki bisa melewati tanjakan ini dengan persyaratan tertentu, yaitu tanpa berhenti sama sekali dengan menanjak terus sampai puncaknya (pertemuan dua punggungan) dan tidak boleh menengok atau berpaling ke belakang. Konon katanya cintanya terhadap pasangannya akan abadi atau langgeng untuk selamanya. Tanjakan ini dapat kita lihat dari Danau Ranukumbolo.
Cumoro Tunggal, pemandangan ini dapat dilihat setelah kita melewati Kalimati dan Cumoro Kandang. Pohon ini merupakan pohon terakhir yang berada di Gunung Semeru atau merupakan batas vegetasi terakhir. Setelah melewati batas vegetasi terakhir, perjalanan akan segera dilanjutkan menuju Puncak Mahameru.
Puncak Mahameru, merupakan puncak tertinggi di Pulau Jawa. Dari atas Puncak Mahameru kita dapat melihat pemandangan yang begitu indah dari puncak gunung-gunung lain, seperti puncak Gunung Bromo, dan lain-lain. Di puncak ini terdapat kawah yang terus menyemburkan asap belerang setiap 10 menit sekali dan terdapat makam mendiang Soe Hok Gie.
Kita juga bisa menikmati indahnya Danau Regolo, danau ini dekat dengan daerah rumah penduduk dan kantor regristrasi. Jadi di kawasan rumah penduduk terdapat dua danau yang indah dan sangat asyik untuk dinikmati sambil bersantai.
Pemandangan puncak Gunung Bromo yang dapat kita lihat dari Puncak Mahameru.
Pemandangan semburan asap belerang dari Puncak Mahameru.
photos by: Rosita (october 2008)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar