Hypermart adalah pasar swalayan yang menyediakan kebutuhan hidup sehari-hari. Dari barang-barang elektronik, makanan ringan, peralatan mandi, peralatan masak, obat-obatan, produk kecantikan, peralatan kebersihan, handuk, dll. Saya datang ke Hypermart Gajah mada Plaza dan mengadakan penelitian lapangan. Dari penelitian yang saya lakukan, saya mengetahui bahwa dari sekian banyak karyawan yang bekerja di Hypermart, banyak yang bukan merupakan karyawan yang direkrut langsung oleh Hypermart. Sering kita jumpai SPG di Hypermart, misalnya SPG Ponds, SPG U-C 1000, SPG Revlon mereka adalah SPG yang ditempatkan di Hypermart oleh perusahaannya masing-masing, bukan Hypermart yang mempekerjakan mereka. SPG-SPG ini jugalah yang merapikan produk-produk dagangannya sendiri, mereka yang membawa dan mendisplay produk-produknya dari gudang Hypermart ke dalam rak-rak.
Karyawan yang bekerja di Hypermart harus masuk melewati pintu karyawan. Mereka menaruh tas-tas di loker-loker yang tidak berkunci jadi mereka membawa Hp, dompet, barang –barang berharga atau barang-barang yang dibutuhkan selama bekerja untuk menghidari adanya pencurian. Hypermart menyediakan kantin untuk karyawan-kayawan yang bekerja di Hypermart. Karyawan Hypermart bekerja selama delapan jam dan mendapat istirahat satu jam, shift pertama dari jam sepuluh sampai jam enam, shift kedua dari jam dua sampai jam sepuluh. Selama waktu bekerja, mereka tidak boleh keluar dari lingkungan Hypermart. Bahkan saat istirahat mereka beristirahat di ruang loker dan kantin. Ruang istrahat mereka sangat kecil, sempit dan terletak di basement sehingga saluran udaranya tidak terlalu baik. Sewaktu mereka masuk ruang istirahat akan ada satpam yang memeriksa badan mereka jikalau mereka membawa barang-barang Hypermart. Saya melihat adanya brosur Carefour yang di pajang di papan info Hypermart, menandakan Carefour dan Hypermart sangat bersaing soal harga.
Kesalahan-kesalahan Hypermart:
- Ada 2 harga yang berbeda, untuk jenis-jenis barang yang berbeda pula, tapi yang mudah terlihat dengan jelas hanya 1 harga dan celakanya harga itu adalah harga yang lebih murah.
- Peletakan barang antara jenis barang yang murah dan barang yang mahal, di campur aduk jadi satu. Seharusnya barang yang beda harganya, dibuat dua informasi harga yg keduanya terlihat, dan secara fisik barang juga diletakkan di tempat yang berbeda.
Dari kesalahan-kesalahan yang Hypermart buat, banyak komplain yang keluar dari mulut customer Hypermart. Tetapi banyak juga customer yang puas akan pelayanan Hypermart. (Febby)
photos by: Febby
1 komentar:
Wah, risetnya lumayan detail juga yah.. Kirain mantan pegawai hypermart :)
Posting Komentar